Kabupaten Rembang-Jawa Tengah

Posted: 21 November 2011 in Uncategorized
Tag:, ,

Kabupaten Rembang terletak disebelah utara bagian timur Provinsi Jawa Tengah dengan luas wilayah 1014,08 km2. Kabupaten dengan 14 kecamatan ini memiliki daerah pesisir pantai paling panjang di Jawa Tengah yaitu sekitar 60 Km pada 6 wilayah kecamatan meliputi Kaliori, Rembang, Lasem, Sluke, Kragan dan Sarang.

 

Jumlah penduduk Kabupaten Rembang  tahun 2009 sebesar 611.886 jiwa, terdiri dari penduduk laki-laki 304.972 jiwa (49,84%) dan  perempuan sebanyak 306.914 jiwa (50,16%).  Rata-rata kepadatan penduduk sebesar  599  jiwa/km2 dengan pusat kepadatan penduduk di wilayah perkotaan. Adapun besarnya  pertumbuhan penduduk  di Kabupaten Rembang sebesar 0,85% pertahun[i].

 

Potensi sumber daya alam di kabupaten Rembang meliputi; potensi laut, pertambangan, pertanian, kondisi geografis (berada di jalur strategis) dan potensi wisata (baik alam, buatan, maupun religi). Disamping itu  jumlah penduduk yang relatif besar di Kabupaten Rembang menjadikan daerah ini sebagai penyedia tenaga kerja yang cukup potensial.

 

Dari sisi infrastuktur dan kemudahan akses, di Kabupaten Rembang telah di dibangun Pelabuhan Umum Nasional (PUN) berlokasi di Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke. Harapan dengan terbangunnya Pelabuhan Umum Rembang adalah:

  1. Mendorong pengembangan industri berbasis sumber daya alam (galian golongan C) dan pertanian perkebunan.
  2. Peluang penyediaan fasilitas pendukung dalam rangka pengembangan industri minyak ‘Exxon Mobil’ Blok Cepu dan Blok Randugunting Rembang.
  3. Pengembangan pelabuhan terintegrasi dengan rencana pembangunan kawasan industri Kabupaten Rembang.

 

Untuk menjamin kemudahan transportasi, khususnya darat, sebagian besar jalan di Kabupaten Rembang telah diaspal hotmix.  Pada tahun 2009 jaringan jalan kabupaten sepanjang 642,75 km, terdiri dari kondisi baik sepanjang 403,33 km dan kondisi rusak sepanjang 239,42 km. Jaringan jalan desa di Kabupaten Rembang juga telah dilakukan peningkatan dari kondisi jalan tanah menjadi jalan beraspal, dimana dari tahun 2005 sebesar 6,700 Km menjadi 17,857 Km pada tahun 2009[ii]. Guna keperluan penyediaan tenaga listrik di Kabupaten Rembang telah dibangun PLTU di Kecamatan Sluke dengan kapasitas 2 x 300 MW.

 

Disamping infrastruktur sebagaimana tersebut diatas guna menarik minat investor untuk datang di Kabupaten Rembang telah diterapkan kebijakan insentif sektor investasi baru dengan memberikan keringanan bea masuk dan pajak.

 

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rembang dari tahun 2006 sampai dengan 2010  bersifat fluktuatif. Total PDRB (berdasarkan harga konstan tahun 2000), tahun 2010 sebesar Rp 2,25 trilyun, jumlah tersebut meningkat cukup baik dibandingkan dengan tahun 2008 sebesar Rp 2,18 trilyun. Struktur PDRB tersebut didominasi oleh 3 sektor meliputi pertanian, sektor perdagangan, hotel dan restoran  dan sektor bangunan. Sementara itu laju inflasi dari tahun 2006-2010 cenderung stabil pada kisaran 7,64%. Inflasi tertinggi pada tahun 2008 yaitu sebesar 10,50% yang dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar minyak, sedangkan yang terendah terjadi pada tahun 2006 sebesar 5,97%[iii].


[i] Rembang Dalam Angka 2010, BPS

[ii] Ibid

[iii] Ibid

About these ads

Komentar ditutup.