KOPI DENGAN KANDUNGAN ZAT BERBAHAYA

Posted: 28 November 2011 in Semua Berita, sosial budaya, WISATA
Tag:, ,

Pelanggan salah satu warung kopi saat asyik "mbolot"

Berita Rembang, Kota—Warung kopi menjadi fenomena menarik akhir-akhir ini. Hampir disepanjang jalan di Kabupaten Rembang banyak kita temui penjual kopi. Namun hati-hatilah bagi Anda pencinta kopi. BPOM telah melakukan uji laboratorium kopi dalam kemasan dan menemukan puluhan kopi yang mengandung zat berbahaya. Kopi-kopi hasil temuan BPOM tersebut rata-rata mengandung tadalafil  dan sildenafil.  Kedua zat tersebut jika dikonsumsi tanpa resep dokter akan mengakibatkan sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, kelainan jantung, nyeri dada, hingga palpitasi (denyut jantung cepat). Disamping itu  efek terparah bisa menimbulkan kehilangan potensi seks secara permanen bahkan kematian. Berikut daftar kopi yang mengandung zat kimia berbahaya yang dirilis oleh BPOM:

1)        Dream Coffee

2)        Golden Life

3)        Herba Max Coffee

4)        Jomoon Instan Coffee

5)        Kopi KPH/Kopi Kuat

6)        Kopi Mahabbah

7)        Kopi Pasutri

8)        Black Borneo Platinum Coffee

9)        39 Sa Kao 3 in 1 Kopi Mix Plus Ekstra Jahe

10)      39 Sa Kao Mix Ginseng Korea 3 in 1

11)      Bel-Bel Kopi Susu Extra

12)      Dynamic Coffee/Dynamic Coffe Nusantara/Dynamic Tribulus Coffee

13)      Good Coffe Premium/Good Coffee

14)      Jake Mix Barokah SP

15)      Joss-Fly Coffee Plus Panax Ginseng

16)      Kopi Cleng-Sehat, Nikmat, Berstamina

17)      Kopi Strong 234

18)      Meca-Tekh

19)      Mawaddah Coffee

20)      Premium Energy Coffee

21)      Matador Coffee dan On Coffee

Ada satu lagi kopi yang juga berbahaya bagi kelangsungan hidup dan kesehatan keluarga kita yaitu “kopi pangkon”. Kopi yang terakhir ini memang tidak yang termasuk dirilis BPOM, namun sangat berbahaya. Untuk itu jika mampir ke warung kopi pastikan bahwa kopi yang Anda konsumsi adalah aman.

Berita terkait:

Nglelet/Mbolot, “Tradisi” Ngopi di Rembang

Komentar ditutup.