Investasi Pabrik Gula di Rembang Masih Prospektif

Posted: 29 November 2011 in ekonomi, Semua Berita
Tag:,

Peluang investasi pabrik gula di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, masih prospektif karena daerah ini memiliki lahan tebu seluas 7.000 hektare, kata Wakil Bupati setempat Abdul Hafidz.

“Meskipun di kabupaten tetangga, yakni Blora, sedang dibangun pabrik milik PT Gendhis Multi Manis, tetapi prospek investasi pabrik gula masih bagus,” katanya, di Rembang, Rabu.

Kabupaten Rembang layak menjadi pertimbangan investor untuk mendirikan sebuah pabrik gula berskala besar, kata dia seusai menghadiri rapat membahas pengendalian penanaman modal di kompleks Pendapa Kabupaten Rembang.

Ia mengatakan pemkab hingga kini masih menanti keseriusan investor Jepang yang berminat mendirikan pabrik tebu berskala nasional menyusul potensi tebu di kabupaten ini.

“Investor dari Jepang mensyaratkan ketersediaan lahan pertanian tebu mencapai 8.000 hektare. Meski kini baru tersedia kurang dari angka itu, kami masih menanti komunikasi lebih lanjut dari investor tersebut,” kata dia.

Hafidz mengatakan kelangsungan budi daya tebu di daerah itu cukup bisa diandalkan sebab hampir semuanya dilakukan di lahan semi marjinal, sehingga tidak khawatir tergeser oleh jenis tanaman pertanian lainnya.

“Kami sebenarnya menanti datangnya seorang investor berasal dari kalangan swasta murni untuk mendirikan sebuah pabrik di Rembang,” kata dia.

Hafidz optimistis jika sebuah pabrik gula berskala nasional berdiri di kabupaten itu, pertanian tebu akan terus tumbuh.

Hanya, kata dia, pemkab tidak mau berpaku pada satu rencana dengan hanya menunggu investor.

“Sembari menunggu datangnya calon investor, kami serius mempersiapkan infrastruktur yang memungkinkan kerja sama pemenuhan bahan baku berupa pengiriman tebu dari petani Rembang ke PT Gendhis Multi Manis di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora,” kata dia.

Ia mengatakan pembuatan jalan tembus Krikilan-Kalinanas yang menghubungkan kabupaten itu dengan wilayah Kabupaten Blora bagian barat sedang dalam tahap kajian perbaikan.

“Jalan tembus itu disiapkan untuk dibuat guna mempersingkat jarak dan waktu pengangkutan tebu dari Rembang ke Blora oleh petani kabupaten ini,” kata dia.

Hafidz menjelaskan pembukaan jalan tembus itu akan memudahkan para petani Rembang yang akan menjual tebunya ke PT Gendhis Multi Manis tanpa harus memutar melalui Sulang-Bulu-Kota Blora-Ngawen-Kunduran-Todanan. (Antara)

Komentar ditutup.