Ratusan Kepala Desa di Rembang Demo

Posted: 13 Januari 2012 in politik, Semua Berita

Sarang – Ratusan kepala desa dan perangkat desa di Kab. Rembang menggelar demo menuntut pengesahan Rancangan Undang Undang Desa dan Rancangan Undang Undang Pembangunan Desa (Kamis, 12 Januari 2012). Aksi diwarnai pembakaran baju seragam Kades, bahkan pemblokiran jalur Pantura.

Hadi Susanto, Ketua Paguyuban Kepala Desa Kab. Rembang menuntut DPR dan pemerintah segera mengesahkan kedua rancangan undang undang. Dalam rancangan disebutkan desa berhak menerima 10 % dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN), sehingga nantinya setiap desa memperoleh kucuran dana Rp 1,2 miliar per tahun.

Kepala Desa Kaliombo Kec. Sulang, Wasiman mengatakan DPR pernah berjanji akan mengesahkan dua RUU pada bulan April mendatang. Namun ia lagi lagi pesimis dengan janji wakil rakyat yang dianggap senang “ngegombal”. Menurutnya di pelosok pedesaan masih cukup banyak keluarga hidup melarat, tapi ironisnya sekarang mudah mendapati pejabat berlimpah uang.

Begitu pula Kades Sridadi Kec. Rembang Kota, Nasukah. Menurutnya desa hanya memperoleh 1,3 % dari APBN, padahal mayoritas masyarakat Indonesia tinggal di pedesaan.
Ia berharap politikus politikus di gedung senayan DPR untuk segera meninggalkan kebohongan dan serius menindaklanjuti tuntutan persatuan rakyat desa nusantara (Parade Nusantara).

Usai orasi secara bergantian, kepala desa dan perangkat desa berkonvoi naik sepeda motor menyusuri jalur Pantura menuju kantor Bupati Rembang.

Aksi ini mengakibatkan arus kendaraan macet cukup panjang, karena massa sempat memblokir jalur Pantura selama 15 menit. Polisi sempat mengalihkan jalur sepanjang jln. P Diponegoro. Semua kendaraan dari arah Suarbaya dialihkan kearah (kiri) pertigaan depan SMPN3 Rembang.

Polisi berupaya mengamankan situasi, agar demo tidak berujung anarkhis.

Komentar ditutup.