Sentra Bordir dan Batik di Kragan Sepi Pengunjung

Posted: 28 Januari 2012 in Semua Berita
Tag:, , , ,

Bangunan megah milik Pemerintah Kabupaten Rembang yang berdiri diatas lahan bekas pasar Pandangan ini merupakan sentra showroom produk bordir dan batik di Kabupaten Rembang. Bangunan yang terdiri atas beberapa toko/outlet ini diawalnya memang dipenuhi oleh pedagang dan pengunjung. Namun saat ini hanya tinggal beberapa toko yang masih buka, lainnya sudah tutup.

Salah satu pemilik toko yang masih buka adalah Yanti. “disini jualan tidak jalan Mas, banyak temen yang sudah tutup kalaupun buka paling-paling hanya buka hari-hari tertentu, tidak tiap hari”, terangnya saat dikonfirmasi alasan teman-teman lainnya sudah tidak membuka tokonya lagi di kompleks showroom. Ibu dari dua anak ini masih telaten membuka usahanya dengan menempati ruang paling timur dari showroom.

Anda pasti tidak menyangka, meskipun judulnya sentra bordir dan batik disini Anda akan sulit menemukan bordir atau batik apalagi batik khas Rembang, seperti batik tulis Lasem. Kebanyakan dagangan yang dipasarkan adalah pakaian-pakaian wanita dengan trend terbaru, kalaupun ada batik juga batik cetak. “banyak warga yang tidak tahu batik Lasem Mas, sehingga kalau kita jualan juga ga laku karena harganya mahal”, demikian alasan Yanti soal dagangannya. Memang benar, ketka Berita Rembang mencoba melihat-lihat sisa toko yang masih buka, rata-rata mereka tidak menjajakan batik ataupun bordir, kebanyakan pakaian-pakaian dengan trend terkini.

Lalu bagaimana dengan konsep awal pendirian showroom bordir dan batik dengan team leader Dinas Perindagkop dan UMKM ini ??????

Berita terkait: banyak-aset-pemkab-rembang-yang-tidak-dimanfaatkan

Komentar ditutup.