Maret, Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sudah Bisa Dioperasikan

Posted: 31 Januari 2012 in Semua Berita
Tag:, , , ,

Rembang – Sempat tertinggal dengan sejumlah daerah lain di Jawa Tengah, Pemkab Rembang mulai mempercepat proses Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) untuk menciptakan lelang proyek yang efektif, hemat anggaran, transparan dan bersih dari unsur unsur korupsi, kolusi, nepotisme.

Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika Dishubkominfo Kab. Rembang, Andi Dimyanto mengatakan peralatan server LPSE sudah siap, tinggal mematangkan pelatihan petugas, diawali pada Senin siang (30 Januari 2012).

Selain itu, pihaknya juga butuh data seluruh rekanan di Indonesia. Tahap pertama menyelesaikan rincian 400-an rekanan se-Kab. Rembang yang tergabung dalam 24 asosiasi.

Perwakilan asosiasi akan diundang untuk mendapatkan gambaran lelang elektronik. Mereka harus mendaftarkan diri dulu, supaya mengetahui tata cara mengikuti lelang di alamat lpse.rembangkab.go.id

Kalau tidak mengetahui ID pengguna maupun password, tentu rekanan tidak akan bisa masuk sebagai peserta tender lelang.

Andi Dimyanto menargetkan awal bulan Maret mendatang, sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sudah bisa dioperasikan. Dishubkominfo hanya sebatas menangani peralatannya saja, sedangkan tahapan selama lelang tetap dipegang oleh sebuah unit lelang bentukan Pemkab Rembang.

Sementara itu Rohmat Jayadi, salah satu rekanan asal Semarang mendesak Pemkab Rembang segera membuka LPSE, karena merupakan amanat dari peraturan presiden tentang pengadaan barang dan jasa.

Rohmat menganggap lelang terbuka di Rembang sangat susah ditembus oleh rekanan luar daerah, karena ada dugaan kerap melibatkan sekelompok preman. Akibatnya ketika akan menyerahkan berkas penawaran selalu gagal, hanya gara gara dihadang sebelum masuk tempat pelelangan.

Komentar ditutup.