Puluhan Guru di Pancur Resah Soal Pungutan Liar

Posted: 11 Februari 2012 in pendidikan, Semua Berita
Tag:, , , ,

Pancur – Puluhan guru di Kec. Pancur resah, karena kerap menjadi sasaran pungutan liar yang diduga melibatkan kepala UPT Dinas Pendidikan Kec. Pancur, Zaenudin.

Beberapa guru di Kec. Pancur mencontohkan saat pencetakan nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK), setiap guru harus menyerahkan uang Rp 20 ribu per orang, padahal seharusnya gratis. Kemudian pengajuan tunjangan guru honorer, juga diwajibkan membayar dengan nilai bervariasi. Belakangan yang terbaru, ketika guru mengajukan uji kompetensi untuk syarat sertifikasi, dijanjikan bisa lolos, asalkan titip uang. Kepala UPT terkesan mengarahkan, dengan membeberkan daftar penyerahan uang dari guru, besarnya antara Rp 600 ribu sampai dengan Rp 3 juta.

Mendengar hal itu, para guru merasa khawatir kalau tidak membayar, akan langsung tersisih.

Para guru di pancur berharap Pemkab Rembang mengambil tindakan tegas, menggalang informasi secara diam diam. Kalau klarifikasi terbuka, ia khawatir banyak guru yang enggan menyampaikan kejadian sebenarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Rembang, Dandung Dwi Sucahyo menegaskan lolos tidaknya guru dalam proses menuju sertifikasi, tergantung hasil uji kompetensi, bukan karena banyak sedikitnya setoran uang. Kalau ada yang menawari, ia memastikan penipuan.

Tulisan Terkait:

Sertifikasi Guru Rembang, Satu dari Beragam Persoalan Pendidikan di Kabupaten Rembang

Guru, Dilema antara Sertifikasi dan Profesionalisme

Komentar ditutup.