Dinperindakop monitoring Kartu kendali BBM

Posted: 29 Maret 2012 in ekonomi, Semua Berita
Tag:, , ,

Terkait rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April mendatang, Dinas Perindustrian Perdagangan  Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)  Kabupaten Rembang telah menginventarisir dan memonitor dilapangan   pengajuan kartu kendali kebutuhan BBM bagi UMKM di 15 Stasiuan pengisian bakar bakar Umum (SPBU) di wilayah Rembang.

Kepala Dinperindakop dan UMKM Rembang Waluyo didampingi kabid perdagangan Sugiyanto mengatakan, Sesuai dengan Perpres nomor 15 tahun 2012 tentang harga jual eceran dan konsumen pengguna jenis BBM tertentu,  pemakai jerigen tetap dilayani, asalkan punya rekomendasi, Langkah ini Kemudian  ditindaklanjuti dengan SK Bupati nomor 500/691/2009 yang pembagiannya lebih spesifik, dimana UMKM  maksimal dibatasi 8 kiloliter per satu bulan. Baik untuk pemakaian bensin, Solar dan minyak tanah. asalkan punya kartu kendali tetap dilayani .
Waluyo menambahkan Pengajuan Rekomendasi pemakaian  Kartu kendali bagi UMKM diusulkan Dinperindakop, ESDM dan Dintanhut melalui persetujuan Bupati. Untuk kapal pembenihan atau pembesaran Ikan melalui DKP, Usaha transportasi Dinhubkominfo dan Pelayanan umum melalui bagian adminsitrasi perekonomian. Tujuannya Untuk menghindari penimbunan BBM dan pedagang dadakan, sehingga bisa dihindari seinimal mungkin penyalahgunaan.
Tercatat Data Dinperindakop ada 54 UMKM penerima rekomendasi Kartu kendali dan 35 dalam proses pengajuan dan verifikasi. Sementara 5 SPBU yang belum mengajukan kartu kendali,  Dinperindakop telah menyarankan pemakaian kartu kendali. untuk menghindari penyalahgunaan BBM telah dilakukan pengawasan oleh pihak keamanan. Yakni di SPBU kaliori, Ngotet Rembang, leran dan trahan Kecamatan Sluke serta di sarang. rembangkab.go.id

Mungkin Anda Menyukai Ini:

Komentar ditutup.