Baru 3 Pengrajin Batik lasem yang Memiliki Merek Dagang dari Kementerian Hukum dan HAM

Posted: 5 April 2012 in ekonomi, Semua Berita
Tag:, , , , ,

Rembang – Siapa yang tidak kenal batik tulis Lasem. Batik tulis produksi Lasem- Rembang ini sangat diminati, selain warnanya yang awet (tidak cepat pudar), batik Lasem juga memiliki nilai seni yang tinggi.

Sebagai salah satu sentra penghasil batik tulis, Lasem memiliki banyak pengrajin batik tulis. Sesuai data yang terdapat pada Dinas perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Rembang ada sekitar 53 perajin Batik Lasem yang resmi terdaftar. Sayangnya dari jumlah tersebut hanya 3 pengrajin yang telah memiliki merk dagang resmi dari Kementerian Hukum dan HAM. Ketiga pengrajin tersebut  masing-masing  Dampo Awang Art, Purnama Art dan Sola Gracia Art.

Minimnya minat pengrajin mendaftarkan usahanya untuk memperoleh merk dagang diantaranya karena takut kehilangan pelanggan. Alasannya, salah satu prasyarat dalam proses pengurusan merek dagang  adalah tidak boleh mencantumkan nama orang, kota dan binatang, sementara produk batik tulis Lasem banyak yang menggunakan nama katagori larangan tersebut. Nama-nama tersebut sudah sangat familiar dimata konsumen, sehingga dengan nama baru ditakutkan pelanggan akan lari.

Bagaimanapun ijin merek dagang sangat penting, karena dengan merk dagan pengrajin akan terlindungi dari upaya pembajakan.

Baca Juga:

Komentar ditutup.