SENSUS PERTANIAN HENDAKNYA MENGHASILKAN DATA YANG AKURAT

Posted: 22 April 2013 in ekonomi, Semua Berita, sosial budaya
Tag:, , , , ,

Kota, Berita Rembang-Dalam rangka pelaksanaan sensus pertanian di Kabupaten Rembang, Pemerintah daerah menyelenggarakan sosialisasi sensus pertanian di Kabupaten Rembang. Acara yang diselengarakan di lantai IV Kantor Bupati Rembang Senin (22 April 2013) diikuti oleh seluruh pimpinan SKPD terkait di kabupaten Rembang.

sensus rembangAcara dibuka oleh Bupati Rembang dan dilanjutkan dengan sosialisasi yang disampaikan oleh Kepala BPS Rembang. Dalam sambutannya Bupati Rembang menyampaikan bahwa pertanian selama ini menjadi sektor dominan dalam struktur PDRB Kabupaten Rembang. Namun demikian kontribusi dan laju pertumbuhan sektor ini cenderung menurun, sementara selama ini pemerintah kabupaten telah berupaya melalui berbagai kebijakan, program dan kegiatan untuk meningkatkan PDRB disektor tersebut.

Masih menurut Salim, dari keadaan yang bertolak belakang tersebut (seharusnya PDRB sektor pertanian meningkat seiring dengan meningkatnya dukungan dana yang dialokasikan untuk pembangunan sektor ini-pen) bupati berpandangan bahwa apakah ada kemungkinan cara pengambilan data yang salah, metode/teknik pengambilan yang tidak mencakup semua komponen disektor tersebut atau faktor-faktor lain yang terkait dengan teknis pendataan.  Oleh karena itu bupati memandang perlu adanya sinkronisasi antara data yang dihasilkan BPS dengan data di SKPD, agar diperoleh data yang benar-benar akurat dan mencerminkan keadaan yang sebenarnya.

Sementara itu kepala BPS menyatakan bahwa sensus pertanian merupakan agenda sepuluh tahunan yang dilaksanakan sejak 1963, “Sensus pertanian tahun ini merupakan tahun ke-enam”, terang kepala BPS Rembang. Dalam paparannya kepala BPS Rembang juga menyebutkan sasaran sensus pertanian tahun 2013 meliputi: seluruh rumah tangga, perusahaan maupun pesantren, lembaga pemasyarakatan, barak militer dan kelompok usaha bersama yang sebagian atau seluruh hasilnya untuk dijual.(nms-br-iv)

Komentar ditutup.