Posts Tagged ‘pns’

Rekrutmen PNS selalu menyisakan persoalan yang pelik. Mentalitas pejabat istitusi pengadaan kepagawaian (BKD) seringnya tidak fair dalam memberikan informasi tentang formasi rekrutmen pegawai kepada public. Rupanya rekrutmen pegawai sudah menjadi lahan yang empuk untuk menuai keuntungan materiil bagi HRD pemda ini atau bahkan kepentingan elit local daerah.

Sebut saja yang terakhir adalah rekrutmen Bidan PTT Tahun 2012. Suatu saat (lebih…)

Demonstrasi besar-besaran dimasa lalu (yang dilakukan oleh guru) telah menghapus secara alamiah sebuah slogan “guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa”. Karena pemerintah telah berupaya memberikan sedikit “imbalan” tanda jasa bagi guru melalui alokasi APBD/N  yang cukup besar bagi dunia pendidikan, diantaranya perbaikan kesejahteraan guru melalui sertifikasi guru. Tentunya ini bukanlah sebuah reward tanpa konsekuensi. Dengan “fasilitas-fasilitas” tersebut mestinya beban/tanggungjawab moral seorang guru atas profesinya semakin berat, sehingga  seorang guru dituntut serius dalam menjalankan profesinya (professional). Disamping itu kebebasan akses terhadap teknologi informasi membuat orang tua murid semakin peduli dan memiliki tuntutan yang tinggi terhadap proses belajar  anak disekolah. Hal ini seharusnya ditanggapi positif dari pihak sekolah (guru) untuk lebih aktif dan kreatif melakukan perbaikan kualitas dan menjalin komunikasi timbal balik dengan orang tua dan masyarakat demi perbaikan kualitas pendidikan kita.

Diakui atau tidak, pasca otonomi daerah, pengelolaan guru berstatus PNS ditangan pemerintah daerah masih dilingkupi beragam persoalan. (lebih…)

Enam (6) tahun yang lalu tepatnya medio 2005 saya terlibat dalam sebuah perhelatan yang bertajuk Bimbingan Teknis Pengembangan Kapasitas Aparatur Daerah yang digelar di lantai IV gedung Setda Rembang. Acara yang digelar oleh Bagian Kepegawaian Setda kabupaten Rembang (sekarang berubah nomenklaturnya menjadi BKD) tersebut melibatkan pejabat esselon III dan IV dinas/instansi (SKPD) se-Kabupaten Rembang serta Tim Analis Jabatan. Bimtek yang berlangsung selama 3 hari itu sempat membuat saya canggung dan ragu. Canggung, ya secara pangkat dan golongan ruang saat itu saya masih jauh dari jabatan esselon IV sekalipun. Sementara itu keraguan saya juga bukan tanpa alasan, mengingat selama ini sudah berapa diklat, seminar, pelatihan, workshop, diskusi, bimtek dan acara sejenis lainnya yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah (termasuk Rembang) dalam rangka meningkatkan kualitas dan profesionalisme PNS (yang kadang menyerap dana APBD tidak sedikit) tidak membawa dampak yang cukup signifikan bagi peningkatan kualitas SDM birokrasi (PNS) kita.

Harus diakui, dalam kurun waktu yang cukup lama (sejak Indonesia kita tercinta ini merdeka sampai sekarang) untuk melakukan evaluasi terhadap kualitas SDM kita ini, kita belum mampu berbuat banyak. Indikasinya secara mudah dapat kita lihat dari kualitas SDM birokrasi ini yang dari dulu selalu menyisakan masalah, baik dari proses awal rekrutmen sebagai CPNS sampai dengan ketika sudah menjadi PNS (pengembangan karir). (lebih…)